HUT ke-45 HKTI Gelar ASAFF 2018 di JCC

oleh
Ketua Umum HKTI, Moeldoko (tengah), bersama Sekjen HKTI, Bambang Budi Waluyo (kiri) dan Ketua Panitia ASAFF 2018, Winston Simanjuntak, memberi keterangan pers di Jakarta, Kamis (15/3)

HKTI.ONLINE – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) akan menggelar Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF) 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), 27 Juni-1 Juli 2018. Kegiatan yang akan dihadiri perwakilan dari sekitar 20 negara Asia itu bertujuan memperkuat politik pangan Indonesia.

Ketua Umum HKTI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menjelaskan, dari aspek politik, event itu diharapkan mampu memperkuat politik ketahanan pangan Indonesia.

Menurut Moeldoko, HKTI harus bisa memberikan kontribusi pada pemerintah bahwa persoalan politik pangan perlu dibenahi. “Apakah dari hubungan pemerintah dan petani, cara distribusi, capaian distribusi, dan lain-lain. Harapan kami event itu bisa menjadi trigger bagi politik pangan Indonesia,” ujar Moeldoko, Kamis (15/3).

Moeldoko mengatakan, HKTI harus turut menjadikan Indonesia sebagai anchor (jangkar) dari kawasan Asia. “Secara aspek ekonomi, ASAFF menjembatani petani terhubung secara global. Kegiatan ini juga menjadi ajang bussiness to bussiness (b2b) sehingga akan menghasilkan sesuatu,” kata Moeldoko.

Mantan panglima TNI itu menambahkan, ASSAF juga bermanfaat dari sisi ekonomi, industri, sosial budaya dan bahkan pariwisata. Oleh karena itu dalam pelaksanaannya akan menggandeng sejumlah kementerian terkait.

ASAFF dilaksanakan dalam rangka peringatan ulang tahun HKTI ke-45 yang jatuh pada 27 April 2018. Dalam ajang tersebut acara pokoknya berupa eksibisi dan bisnis forum internasional dengan mengusung tema pokok soal Keamanan Pangan dan Inovasi Teknologi Pertanian.

Mengingat pada tahun yang sama Indonesia juga menjadi tuan rumah gelaran pesta olah raga terbesar se-Asia, yakni Asian Games XVIII di Jakarta dan Palembang, maka eksibisi ini topiknya kami selaraskan dengan ajang tersebut yaitu ASIAN AGRICULTURE and FOOD FORUM 2018 (Transforming Challenge into Opportunity: Food Security and Agriculture Innovation).

TEMPAT dan WAKTU

Ketua Panitia ASAFF HKTi 2018, Mayjen (Purn) Winston Simanjuntak memberikan arahan kepada panitia

ASIAN AGRICULTURE and FOOD FORUM (ASAFF) 2018 berlangsung di Jakarta Convention Center, 27 Juni – 1 Juli 2018. Dalam acara ini selain pameran, juga diadakan konferensi, dan bisnis forum yang akan mendiskusikan masalah-masalah pertanian dan produk pertanian khususnya yang berkaitan dengan persoalan Asian Food Security (Keamanan Pangan Asia) dan inovasi teknologi pertanian.

TUJUAN

Sesuai dengan visi HKTI sebagai “Bridging Institution”, ASAFF 2018 bertujuan untuk dapat menjadi jembatan bagi sinergi dan kolaborasi di kalangan perusahaan serta seluruh stakeholder pertanian Asia dalam memperbaiki posisi industri pertanian Asia di dunia. Sebagai pusat produksi pangan terbesar di dunia, maka posisi Asia menjadi sentral dan berpengaruh terutama dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan dunia yang terus meningkat akibat pertambahan penduduk global.

PARTISIPAN

Peserta yang diharapkan turut berpartisipasi dalam ASAFF 2018 sebanyak 20 negara Asia dari 45 negara peserta Asian Games. Negara-negara terebut adalah Bahrain, Bangladesh Brunei Darussalam, China, India, Indonesia, Iran, Jepang, Korea Selatan, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Qatar, Singapura, Taiwan, Thailand, Timor Leste, Uni Emirat Arab, Vietnam, dan tuan rumah Indonesia.

Sementara partisipan dalam negeri adalah lembaga pemerintah, BUMN, swasta, UMKM, koperasi, dan petani. HKTI seluruh Indonesia juga secara otomatis akan turut menjadi peserta.

Pengunjung acara ini diperkitakan akan mencapai 10.000 orang. Mereka adalah masyarakat umum, kalangan lembaga pemerintah, kalangan pendidikan, pelaku dan pegiat pertanian, pelaku bisnis dan industri pertanian, pengamat pertanian, dan lain-lain. Target pengunjung lainnya adalah warga asing khususnya dari kawasan Asia.

 ACARA

Pembukaan ASAFF 2018 rencananya dilakukan oleh Presiden RI, Joko Widodo. Eksibisi ini menampilkan acara utama berupa Pemeran Pertanian, Konferensi Keamanan Pangan dan Inovasi Pertanian, Bisnis Forum, Festival Pangan, dan Anugerah Petani Muda Inovatif.

Pameran

Pameran akan menampilkan karya-karya dari negara Asia seperti produk-produk pertanian, industri pertanian, alat dan mesin pertanian, teknologi pertanian, teknologi pembibitan, inovasi pertanian, startup pertanian, produk-produk olahan, dan produk-produk lain yang berhubungan dengan food security dan inovasi teknologi pertanian seperti produk hortikulutra, perikanan, perkebunan, dan peternakan.

Pameran ini selain bertujuan untuk kegiatan promosi kepada konsumen (B2C event), dapat menjadi ajang bisnis bagi para peserta maupun kepada peserta pameran (B2B event). Transaksi bisnis diharapkan dapat terjadi bagi pelaku bisnis Indonesia yang akan memasarkan produknya ke luar negeri maupun peserta pameran internasional yang akan memasarkan produknya di Indonesia.

Konferensi 

Konferensi Pertanian berlangsung dua hari dan akan menghadirkan narasumber dari dalam dan luar negeri. Dengan mengusung tema Agriculture Innovations toward Independency of Asia Food Security and Resilience, kegiatan akan menjadi sarana berbagi pengetahuan dan “best practice” di industri pertanian.

Berikut adalah topik yang akan dibahas pada 2 hari konferensi:

Topik sesi antara lain:

  • Agriculture Innovations toward Independency of Asia Food Security and Resilience – Keynote Speech oleh Ketua Umum HKTI
  • Sesi 1 – Paradigm of Food Security and Food Resilience
  • Sesi 2 – Innovation in Achieving Food Security and Resilience
  • Sesi 3 – The Role of Industrial Sector in Achieving Food Security and Resilience
  • Sesi 4 – New Technique in Enhancing Productivity to Achieve Food Security and Resilience
  • Sesi 5 – Supply Chain and Efforts to Achieve Food Security and Resilience
  • Sesi 6 – Millennials and Challenges Ahead to Achieve Food Security and Resilience
  • Sesi 7 – Socio-Political Dimensions of Food Security and Food Resilience: Identifying New Threats
  • Closing Remarks by Secretary General of HKTI

Pembicara yang akan diundang antara lain:

  • Ketua Umum HKTI
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI
  • Menteri Pertanian RI
  • Menteri Keuangan RI
  • Menteri Perindustrian RI
  • Menteri Perdagangan RI
  • Menteri BUMN RI
  • Menteri dari Negara-Negara Asia
  • Ketua KADIN
  • Ketua Sekretariat ASEAN
  • Pembicara dari Negara-Negara Asia & ASEAN
  • Perwakilan Pemerintah Negara-negara ASEAN
  • Perwakilan Asosiasi Pertanian Asia
  • Pembicara dari Negara-Negara Asia
  • Perwakilan FAO

 Forum Bisnis HKTI

Forum ini diadakan selama 2 hari untuk membuka peluang bisnis bagi para peserta yang hadir pada kegiatan ASAFF 2018.

Bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain:

  • Buyers meet sellers (as B2B event)
  • Presentation slot for product launching
  • Networking opportunities
  • Individual meeting with presenters
  • Business lounge / dealing table

 Festival Pangan

  • Pameran makan dan minuman Asia selama lima hari.
  • Menyediakan area untuk para pengunjung sekaligus memberikan pengalaman hiburan, seni dan bisnis pangan.
  • Mempertunjukkan kelebihan makanan lokal dan internasional, teknologi pangan terkini, teknik mengolah makanan dan minuman terbaik.
  • Kesempatan untuk terhubung dengan seluruh pengunjung tanpa hambatan status ekonomi maupun usia.
  • Wahana yang memberikan kita kesempatan untuk mempromosikan usaha pangan dengan mendukung bisnis, seni dan hiburan.

 Anugerah Petani Muda Inovatif

Peranan generasi muda pada industri pertanian tidak dapat dipandang sebelah mata. Kegiatan Anugerah Petani Muda Inovatif (Innovative Young Farmer Award) bertujuan untuk:

  • Menyoroti pentingnya kreativitas, kemajuan dan inovasi di sektor pertanian.
  • Mendorong ilmuwan muda, peneliti dan inovator dengan proyek orisinil yang memberikan kontribusi terhadap keberhasilan dan keberlanjutan industri pertanian, perikanan dan kehutanan Indonesia (atau Asia).
  • Untuk mendorong orang-orang yang terlibat dalam sektor pertanian apakah peneliti, petani, eksportir, institusi atau perusahaan dan agensi dunia, untuk mengadopsi inovasi.
  • Mendiseminasikan kesadaran akan perlunya berinovasi di sektor pertanian pada tingkat nasional, regional dan internasional.
  • Menghormati tokoh-tokoh berpengaruh dalam bidang pertanian dan untuk memotivasi inovator untuk menemukan solusi kreatif di tingkat lokal, regional dan internasional.

 RUANG ACARA

Panitia menyediakan sekitar 150 stan pameran dan ruang festival makanan, satu ruang konferensi berupa theater dengan kapasitas 500 orang, satu ruang forum bisnis dengan fasilitas meja bundar dan kursi berkapasitas 150 orang, serta ruang news room bagi para jurnalis.

 BIAYA

Untuk biaya dan harga-harga yang berhubungan dengan acara ini seperti harga stan, partisipasi konferensi, dan lain-lain terdapat dalam lampiran tersendiri.

 PENYELENGGARA dan SEKRETARIAT PANITIA

 Penyelenggara:

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) bekerja sama dengan Dyandra Convex sebagai Event Organizer. Ketua Panitia Pengarah: Sekjen HKTI, Mayjen TNI (Purn) Bambang Budi Waluyo,  Ketua Panitia ASAFF HKTI 2018: Mayjen TNI (Purn) Winston Simanjuntak dan  Sekretaris Panitia: Pauline Dhini Ariza

Sekretariat Panitia:

Kantor Sekretariat DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)

Jl Cokroaminoto No. 55-57, Menteng, Jakarta Pusat.

Email: info@asaff2018.com

Website: www.asaff2018.com

 Organizer:

Dyandra Convex

Gedung Dyandra Lt. 2

Jl. Johar No.9, Menteng, Jakarta 10350.

Ph. +62-21-3199 7175 dan Fax. +62-21-3199 7176

Email. info@asaff2018.com (Media Centre HKTI)