Alias Wello, “Mencuri” Perhatian Pusat

oleh -1.988 views
Bupati Lingga Alias Wello menerima HKTI Award 2017 dari Ketua Umum HKTI Jenderal TNI Purn Dr Moeldoko.

Oleh: Erwan Bahrani, Wakil Ketua DPP HKTI Kepulauan Riau |

Bupati Lingga Alias Wello menerima HKTI Award 2017 dari Ketua Umum HKTI Jenderal TNI Purn Dr Moeldoko.

HKTI.ONLINE – Diawal pemerintahan Alias Wello sebagai Bupati Lingga, beliau membuat kebijakan “asing” bagi masyarakat Lingga.
Yaitu dengan mecetak sawah.

Sawah yg tidak familier bagi masyarakat, karena selama ini mata pencarian masyarakat lebih fominan di sektor perikanan dan perkebunan. Dengan kebijakan Bupati Lingga untuk mencetak sawah tentu saja banyak menimbulkan response baik yg pro dan maupun yg kontra.

Tak tanggung2, Bupati memulainya dengan biaya pribadi, walaupun ditengah jalan “pilot proyek sawahnya” mengalami kendala kelangkaan pupuk sehingga beberapa hektar harus di fuso kan untuk mendapatkan hasil yang baik.

Pertanyaannya, Kenapa PADI.? Kenapa bukan SAGU.? (Ini juga pertanyaan sebagian masyarakat yg “kontra” dgn kebijakan Bupati Lingga.)

HKTI Award.

Saya melihat, ditengah tengah defisit yang tengah melanda secara nasional (termasuk Kabupaten Lingga), seorang Alias Wello yang menjabat sebagai Bupati Lingga berfikir “bagaimana membangun Lingga tanpa menggunakan APBD yang lagi defisit..?

Sektor yg bisa dijolok untuk memakai dana pusat adalah di sektor pertanian karena pemerintah sedang berusaha untuk swasembada pangan.

Bupati Lingga Alias Wello

Beras dipilih karena ini adalah makanan pokok bagi masyarakat sementara sagu adalah keragaman pangan. Maka pilihan beras adalah hal cukup objektif sebagai “alat tawar” bagi Kabupaten Lingga dengan pemerintah pusat.

Jika sagu yg dipilih, maka komitmen pusat tidak akan sebesar sekarang dalam mem “back up” pertanian di Lingga termasuk dlm segi budgeting-nya.

Dan pilihan beras sebagai “alat tawar” sementara ini telah menunjukan “keberhasilan diplomasi” seorang Alias Wello dengan kedatangan Menteri Pertanian ke Kabupaten Lingga untuk menyaksikan langsung lahan persawahan yg sudah panen perdana (walaupun hanya sebagai panen sawah percontohan).

Pelantikan DPP HKTI Kepri oleh Ketum DPN HKTI Jenderal TNI Purn Dr Moeldoko.

Dengan akan diceraknya sawah baru seluas 2000 hektar pada tahun ini dan 2000 hektar pada tahun mendatang, Kabupaten Lingga berhasil membangun di sektor pertanian (sawah) dengan menggunakan dana dari langsung Kementerian Pertanian.
(tidak dengan dana APBD).

Keberhasilan ini, harus juga diikuti dengan kebijakan tentang sagu sebagai salah satu diversifikasi pangan yg selama ini sudah sangan familier dikalangan sebagian masyarakat Lingga (khususnya di Daik).
Jika mungkin, Bupati Lingga juga menjolok dana di Direktorat Diversifikasi Tanaman Pangan Kementerian Pertanian atau bisa mengajak sektor PMS (Penanaman Modal Swasta) untuk berinvestasi di sektor tanaman sagu juga sektor-sektor lainnya.

Pengurus DPP HKTI Kepri.

Langkah awal seorang Alias Wello saat ini bisa dikatakan berhasil “mencuri” perhatian dari banyak kalangan pemerintahan, mulai dari Kabupaten / Kota, Provinsi Kepri, hingga Pemerintah Pusat sehingga masuk dalam rencana pembangunan nasional di sektor pertanian.

Selanjutnya dalam hal teknik pelaksanaan haruslah memperhatikan aspek sosial masyarakat terutama dari aspek ketenagakerjaan. Dibutuhkan konsep yg baik agar tidak menimbulkan gejolak sosial dimasyarakat kemudian hari.

Program persawahan ini adalah sebuah terobosan baru, jika tidak didukung oleh SKPD terkait yg mempunyai wawasan tinggi, maka ini akan menimbulkan “perlambatan” atau bisa jadi “bumerang sosial”.

Kritik harus terus dijalankan agar tidak terjadi penyelewengan dan dukungan harus lebih bersemangat untuk mencapai target sasaran.

Perubahan itu tidak segampang membalik telapak tangan, perlu kerja keras, perjuangan dan kesabaran untuk membuktikan bahwa perubahan itu berdampak lebih baik dari sebelumnya.

Atas karyanya yang luar biasa, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menganugerahkan HKTI Award 2017 kepada Bupati Lingga, Alias Wello.

Selamat dan sukses Pak Bupati, yang juga Ketua DPP HKTI Kepulauan Riau.

HKTI Bangkit… PETANI Maju..!!! Bangkit petani dan pertanian Indonesia!