Tahun ini Pemerintah Bangun 5.000 Irigasi Nasional

oleh

HKTI.ONLINE – Untuk menunjang pembangunan sektor pertanian dan perkebunan, pemerintah tahun ini meningkatkan rencana jumlah pengadaan irigasi. Proyek irigasi nasional pada 2018 seluruhnya berjumlah 5.000 proyek, bertambah 2.000 proyek dibanding pada 2017 yang hanya 3.000 proyek dan sudah direalisaikan.

“Ini dimaksudkan untuk mendorong peningkatan sektor pertanian dan perkebunan, sehingga swasembada di sektor pertanian kedepan dapat tercapai,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan saat meninjau pembangunan infrastruktur untuk mendorong produksi pertanian di Kabupaten Gowa, akhir pekan lalu.

Menurut Menteri PUPR, untuk pembangunan infrastruktur skala besar pada 2017 – 2018 tidak ada lagi, namun hanya melanjutkan pengerjaan proyek yang sudah ada dan diharapkan semua sudah rampung pada 2019.

“Jadi tidak ada proyek baru. Hanya lanjutan saja dan dipastikan proyek yang dikerjakan tidak mangkrak,” ujarnya.

Khusus di wilayah tinjauan menteri PUPR di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, saat ini tengah dibangun irigasi tersier melalui program padat karya tunai dengan memanfaatkan 150 orang tenaga kerja yang sebagian besar adalah petani setempat. Panjang saluran irigasi Bissua ini 1.500 meter dengan nilai proyek Rp157 juta.

Selain pengerjaan proyek irigasi, di Gowa juga dilakukan pembangunan rumah layak huni (bedah rumah) sebanyak 70 rumah bagi warga yang kurang mampu. Untuk rumah yang direhabilitasi mendapatkan bantuan Rp  15 juta per rumah, sedang untuk pembangunan rumah layak huni mendapat bantuan Rp 30 juta.

“Dari jumlah bantuan itu, misalnya Rp 15 juta disisihkan Rp 2 juta – Rp 3 juta untuk upah buruh yang merupakan warga setempat yang tergabung dalam program padat karya tunai,” ujarnya. (mc)