Pemerintah Fokus Sejahterakan UMKM dan Masyarakat Terbawah

oleh

HKTI.ONLINE – Presiden Joko Widodo menyatakan, pemerintah berfokus kepada UMKM dan berbagai lapisan masyarakat terbawah agar dapat mencapai kesejahteraan dan kemakmuran bersama di seluruh wilayah di Tanah Air.

“Pemerintah tidak hanya memperhatikan usaha yang besar-besar saja, tapi juga fokus pada UMKM dan 40 persen lapisan masyarakat terbawah,” kata Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR Tahun 2018 di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis.

Presiden memaparkan, untuk menyasar 40 persen lapisan masyarakat terbawah, pemerintah tengah menjalankan program Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial, serta peningkatan akses permodalan bagi usaha ultra mikro, usaha mikro, dan usaha kecil.

Untuk mendorong perkembangan usaha UMKM, pemerintah menurunkan tarif pajak final UMKM menjadi 0,5 persen serta penajaman KUR yang bisa dinikmati 12,3 juta UMKM.

Selain itu, untuk memberikan jaminan perlindungan sosial, pemerintah bekerja menjaga stabilitas harga bahan-bahan pokok, menyalurkan Program Keluarga Harapan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat, serta mereformasi sistem bantuan pangan menjadi program bantuan nontunai, agar lebih tepat sasaran, dan cakupannya akan ditingkatkan menjadi 15,6 juta penerima manfaat pada tahun 2019.

“Dengan kerja nyata, rasio gini sebagai indikator ketimpangan pendapatan terus kita turunkan, yang saat ini berhasil kita turunkan dari 0,406 menjadi 0,389,” katanya.

Kepala Negara juga menyatakan bahwa selama empat tahun terakhir, pemerintah telah merombak besar-besaran terhadap iklim kemudahan berusaha di negeri ini.

Tujuan utama dari hal tersebut adalah membuat perekonomian menjadi lebih produktif dan kompetitif sambil meningkatkan kemandirian bangsa, kata Jokowi.

Masa Depan di Tangan Pemuda

Presiden Joko Widodo menyebut masa depan ekonomi Indonesia ada di tangan anak-anak muda. Presiden Jokowi menyebut saat ini banyak anak muda yang ingin menjadi wirausahawan baru, dengan jenis-jenis usaha baru yang tidak terpikirkan oleh generasi-generasi sebelumnya.

“Mereka mendirikan berbagai┬ástartup┬ádengan ide-ide yang dapat mengubah dunia,” kata Jokowi dalam Pidato Kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-73 Kemerdekaan RI pada Sidang Bersama DPR dan DPD di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis.

Kepala Negara juga menyinggung pendirian wirausaha sosial yang kegiatannya dilakukan dengan tujuan-tujuan mulia, memadukan keahlian berusaha dengan ketulusan hati membantu sesama manusia.

“Mereka mendirikan wirausaha sosial yang, dengan memiliki tujuan-tujuan mulia, memadukan keahlian berusaha dengan ketulusan hati membantu sesama manusia. Itulah yang ditunjukkan oleh para wirausahawan sosial yang mempekerjakan kelompok difabel, yang mendirikan bank sampah, yang menjaga kelestarian hayati Indonesia. Apa yang mereka lakukan telah menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang dan harus kita dukung, harus kita bukakan jalannya,” katanya.

Oleh karena itu, Presiden meminta segenap pemangku kepentingan untuk bisa terus mendukung energi serta semangat kemajuan generasi muda dan rakyat Indonesia.

Menurut dia, semangat untuk terus tumbuh dan berkembang harus disalurkan guna mendukung upaya-upaya mereka sebagai wirausahawan baru.

“Keinginan luar biasa masyarakat Indonesia untuk menjadi wirausahawan-wirausahawan baru harus diberi daya untuk tumbuh dan berkembang,” katanya. (mc)