“Lumbung Banyu Bumi : Mewujudkan Petani Makmur dan Berkualitas”

oleh

 

Sektor pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan strategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional karenanya pembangunan pertanian di Indonesia dianggap penting dari keseluruhan pembangunan nasional. Ada beberapa hal yang mendasari mengapa pembangunan pertanian di Indonesia mempunyai peranan penting, antara lain: potensi Sumber Daya Alam yang besar dan beragam, pangsa terhadap pendapatan nasional yang cukup besar, besarnya pangsa terhadap ekspor nasional, besarnya penduduk Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada sektor ini, perannya dalam penyediaan pangan masyarakat dan menjadi basis pertumbuhan di pedesaan. Potensi pertanian Indonesia yang besar namun pada kenyataannya sampai saat ini sebagian besar dari petani kita masih banyak yang termasuk golongan miskin.

Adalah konsep Managemen Tata Kelola yang dijalankan Lumbung Banyu Bumi, gerakan kecil dari sebuah Kabupaten Demak Jawa Tengah. Berangkat dari sebuah Keprihatinan seorang anak petani terhadap rendahnya kualitas pertanian di desa kelahirannya, berawal sekitar tahun 2015 Satriyo Seno Surono menancapkan tekad untuk turun langsung membentuk team kerja. Dimulai dari mapping wilayah, ketersediaan lahan, keluhan petani, kondisi alam serta karakter petani yang selalu ingin instan.

Satriyo mengatakan apa yang dilakukannya saat ini adalah bentuk keprihatinannya dan ingin membenahi pertanian melalui managemen tata kelola “Turut keprihatinan kami terhadap nasib petani yang saat ini minim terhadap pendidikan dan pendampingan dalam mendapatkan arahan untuk menyikapi pola bertani yang cerdas dengan menghasilkan tanaman, hewan ternak sehat dan berkualitas”

“Semua hal tersebut harus dapat berjalan berdampingan dan seimbang apabila muncul ketidakseimbangan maka yang terjadi seperti kondisi kehidupan alam saat ini. Dimana mata rantai kehidupan beberapa sektor ada yang terputus sehingga membawa dampak sektor pertanian terhadap kegagalan pola bertani, dan Alhamdulillah saat ini kami telah memiliki sekitar 2700 petani binaan yang dinamakan Anak Tani Lumbung” tambahnya

“Untuk itu kami hadir dengan memberikan solusi terhadap semua yang menjadi pokok permasalahan bertani yang kami kemas dalam sebuah perusahaan profesional untuk membangun sistem manajemen terhadap tata kelola bertani cerdas dan berkualitas” tutupnya kepada redaksi. (MC/PDA)