Ketua Umum HKTI, Dr. H Moeldoko : Pertanian menyatukan Indonesia

oleh

 

Ketua umum HKTI Jenderal TNI Purn Dr. H Moeldoko selalu mengingatkanbahwa pembangunan pertanian di masa yang akan datang tidak hanya dihadapkan untuk memecahkan masalah-masalah yang ada, namun juga dihadapkan pula pada tantangan untuk menghadapi perubahan tatanan politik di Indonesia yang mengarah pada era demokratisasi yakni tuntutan otonomi daerah dan pemberdayaan petani. Disamping itu, dihadapkan pula pada tantangan untuk mengantisipasi perubahan tatanan dunia yang mengarah pada globalisasi dunia. Oleh karena itu, pembangunan pertanian di Indonesia tidak saja dituntut untuk menghasilkan produk-produk pertanian yang berdaya saing tinggi namun juga mampu mengembangkan pertumbuhan daerah serta pemberdayaan masyarakat. Saat ini masih mantapnya pertumbuhan sektor pertanian tidak lain karena sumbangan subsektor pangan untuk konsumsi dalam negeri serta ekspor bahan mentah hasil perkebunan, perikanan dan kehutanan.

Hal ini pula yang disampaikan Moeldoko saat menerima kunjugan dari Direktur Lumbung Banyu Bumi, Satriyo Seno Surono dikantor HKTI kemarin (29/30/2017) dijakarta. Pada pertemuan kemarin juga dikupas segala permasalahan pertanian di Indonesia, baik soal lahan, cuaca, hasil panen, hama hingga mental petani yang masih bergantung pada bantuan. Satriyo, begitu ia disapa menceritakan perjuangannya bersama team saat membangun mental petani. Berbagai cara dilakukan guna melakukan pendekatan kepada petani, memberikan pemahaman bahkan bantuan berupa pembinaan hingga saat ini telah mengumpulkan sekitar 2700 anak tani lumbung. Pada kesempatan tersebut, Moeldoko berpesan pada Satriyo agar tetap berikan dedikasi tertinggi kepada para petani karena pertanian adalah sektor utama penyangga ekonomi Indonesia.

Pada kesempatan sebelumnya, Mayjen TNI Purn Bambang Budi Waluyo juga mengutarakan hal yang sama, dengan menyelamatkan pertanian maka terselamatkanlah seluruh bangsa indonesia dari serangan bahan impor yang kualitasnya jauh lebih rendah dari kualitas pertanian di Tanah Air. Menutup kunjungan tersebut, Moeldoko akan merangkul Lumbung Banyu Bumi sebagai perwakilan HKTI di daerah khususnya Kabupaten Demak Jawa – Tengah.

“Lumbung Banyu Bumi dengan visi dan misi “Mewujudkan Petani Makmur dan Berkualitas” yang kedepannya diharapkan mampu memberikan nasib para petani untuk kedepan lebih baik terhadap tata kelola lahan pertaniannya, bagaimana bertani yang mudah, murah dan hasil melimpah serta harga jual sesuai dengan kualitas hasilnya” tutup Satriyo dalam perbincangan tersebut. (MC/PDA)