HKTI Deklarasikan Dukungan pada Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin

oleh -343 views

HKTI.ONLINE — Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko menyatakan HKTI memberikan dukungan politik sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo yang juga calon presiden petahana dalam Pilpres 2019.

Hal tersebut disampaikan Moeldoko saat menyampaikan sambutan dalam Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi dan Diskusi HKTI Tahun 2019, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (19/3). Moeldoko berharap Jokowi semakin memberikan kesejahteraan kepada petani Indonesia.

“Kami juga berkumpul ingin memberikan dukungan politik kepada Bapak Presiden karena selama ini Presiden telah banyak berbuat untuk petani dan pertanian Indonesia,” kata Moeldoko.

Setelah itu, pada Selasa malam di tempat berlangsungnya Rakornas di Win Premier Hotel, Jakarta, Moeldoko beserta Ketua Badan Pertimbangan Organisasi HKTI, Oesman Sapta, memimpin acara Deklarasi HKTI mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2014. Deklarasi tersebut dibacakan dan diikuti peserta rakornas sambil mengacungkan sejumlah poster dukungan.

Deklarasi dinyatakan dalam acara Rapat Pleno jelang penutupan Rakornas dan Diskusi Nasional HKTI. Deklarasi ini diawali oleh pernyataan sikap pengurus daerah yang terbagi dalam tiga wilayah (Barat, Tengah, dan Timur) HKTI.

Hak Politik

Moeldoko menyebut Jokowi selama empat tahun setengah ini telah melakukan program reforma agraria, yakni dengan menjalankan redistribusi aset dan perhutanan sosial. Untuk redistribusi aset, pemerintah telah memberikan 39 ribu bidang tanah kepada petani.

Sementara untuk perhutanan sosial, kata Moeldoko, pemerintah sampai saat ini telah membagikan lahan sekitar 2 juta hektare kepada masyarakat untuk dikelola dengan batas waktu sampai 35 tahun ke depan.

“Ini sudah kurang lebih 2 juta hektare, itu dari kepemiliikan lahan,” ujar pria yang juga menjabat Kepala Staf Kepresidenan itu.

Moeldoko mengatakan untuk sektor pengairan, pemerintah telah melakukan rehabilitasi jaringan irigasi tersier selama 2015-2018 sekitar 3.141.240 hektare. Perbaikan jaringan irigasi ini telah membantu petani sehingga bisa panen lebih dari sekali dalam setahun.

“Jadi kalau petani biasanya hanya panen sekali, sekarang bisa panen dua kali karena irigasinya telah direhabilitasi oleh pemerintah,” tutur dia.

Lebih lanjut, menurut Moeldoko, pembangunan irigasi, embung, bendungan, listrik, pelabuhan, pendaratan ikan, jalan, serta pasar telah meningkatkan produktivitas dan juga menekan biaya produksi.

Mantan Panglima TNI itu mengatakan petani semakin sejahtera dengan pembangunan yang dilakukan pemerintah selama periode pertama Jokowi. Moeldoko optimistis lewat apa yang telah dilakukan pemerintah saat ini, kedaulatan pangan akan segera terwujud.

“Atas dasar itu bapak Presiden, kami dengan bulat menyampaikan kami memiliki hak untuk berpolitik. Untuk itu, kami memberikan dukungan politik sepenuhnya agar bapak Presiden semakin memberikan kesejahteraan kepada petani Indonesia,” kata Moeldoko.

Saat diminta konfirmasi selepas acara, Moeldoko menegaskan bahwa HKTI selalu memberikan dukungan politik kepada pemerintah.

Menurut Moeldoko, sebagai mitra strategis sangat wajar pihaknya memberikan dukungan politik untuk berjalan bersama-sama.

“Jadi kalau namanya mitra strategis pasti memberikan dukungan politik. Politik HKTI adalah politik pangan, pemerintah telah membangun berbagai hal untuk perbaikan petani dan perbaikan pertanian Indonesia,” ujar dia.

Saat diwawancara wartawan seusai acara, Moeldoko mengakui bahwa dukungan politik yang diberikan HKTI juga termasuk dukungan pada Pilpres 2019. “Ya bisa saja. Itu otomatis. Kalau urusan pilpres, bisa saja. Karena seluruh anggota HKTI punya hak politik,” kata Moeldoko.

Soal HKTI kubu Fadli Zon yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Moeldoko enggan mempermasalahkannya. Moeldoko memastikan bahwa HKTI yang ia pimpin solid mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. “Ya saya pikir begitu siapa bosnya pasti di belakangnya begitu. Bosnya HKTI yang saya pimpin sekarang Pak Jokowi, kami ada di belakangnya,” kata Moeldoko.(MC)