Gubernur Harapkan Perempuan Tani HKTI Bantu Tumbuhkan Ekonomi Kepri

oleh

HKTI.ONLINE – Pengurus Dewan Perwakilan Kota Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Kepulauan Riau resmi dilantik di Hotel Planet Holiday, Batam, Selasa (27/11). Acara dihadiri, antara lain, oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, dan pengurus pusat Perempuan Tani HKTI yang dipimpin ketua umumnya Dian Novita Susanto, serta Ketua Badan Pengawas Organisasi HKTI, Unggul K Yudoyono.

Dalam sambutannya, gubernur mengharapkan Perempuan Tani HKTI mampu membantu pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau (Kepri). Menurutnya, organisasi ini merupakan salah satu modal penting bagi pembangunan daerahnya.

“Pertanian Kepri jika dikelola dengan baik akan meningkatkan ketahanan pangan. Terus terang saja budaya Kepri adalah maritim banyak lahan-lahan tidur. Petani-petani yang sukses harus berjalan melihat kondisi ini,” ujar Nurdin.

Saat ini kebutuhan pangan Kepri masih banyak didatangkan dari daerah lain bahkan impor. Misalnya produk pangan dari Berastagi diimpor ke Singapura lalu masuk ke Kepri. Jika nantinya kebutuhan pangan bisa dihasilkan sendiri oleh Kepri, maka perekonomian menjadi lebih baik.

Karena pasokan kebutuhan pangan dari daerah lain, juga terkadang mengalami kendala cuaca. Hal ini juga berdampak pada inflasi.

“Dengan teknologi, kita bisa bantu semuanya. Nanti saya cek ke rumah apa saja yang ditanam di rumahnya. Ibu-ibu himpunan tani kabupaten Natuna, Kabupaten Anambas, Kabupaten Lingga, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun mana,” kata Nurdin.

Ia berharap perempuan tani yang baru dilantik bersama pemerintah dapat bahu membahu membangun Provinsi Kepulauan Riau. Komunitas yang ramai ini suatu modal dalam kontribusi pembangunan di Kepri.

“Kami pemerintah siap diperlukan kapan dan di manapun. Bahu-membahu bergandeng tangan tentu dapat membantu pemerintah dalam pembangunan,” katanya.

Nurdin Basirun mengapresiasi pelantikan pengurus DPK Perempuan Tani HKTI Se-Kepri. Ia berharap perhimpunan itu dapat memberikan kontribusi kepada pembangunan daerah.

“Dengan dilantik sudah membaca ikrar dan didengar oleh kita semua dan Tuhan YME. Biarlah menjadi ibadah dan ikhlas bekerja bagi bangsa dan negara. Kami pemerintah siap diperlukan kapan dan dimanapun. Bahu-membahu bergandeng tangan tentu dapat membantu pemerintah dalam pembangunan,” kata gubernur.

“Pelantikan ini diharapkan dapat memenuhi nilai kebersamaan yang terjalin dengan kelompok. Intinya bisa saling mendorong satu sama lain, hingga turut serta mendorong pembangunan daerah,” pungkas Nurdin.

Ketua Perempuan Tani Propinsi Kepri, Rofiah Ariski Novi, mengatakan perempuan turut berjasa pada proses budidaya pertanian tradisional. Hal ini dibuktikan dengan peran aktif dalam mengembangkan budidaya pertanian melalui keterampilannya.

“Disamping peran utama menggurus rumah tangga, perempuan juga turut andil mengembangkan pertanian,” ujar Rofiah.

Dikatakannya, perempuan juga kunci dalam ketahanan pangan sebuah keluarga, hal ini dimulai dari perencanaan mengolah pangan hingga menentukan besar kecilnya anggaran.

“Mengurus pertanian dan pekarangan rumah turut membantu ekonomi keluarga, khususnya suami,” imbuh Rofiah.

Menurut dia, diharapkan dengan dilantiknya pengurus DPK Perempuan Tani HKTI Se-Kepri dapat membantu sebagai pengerak ekonomi daerah.

“Pengurus harus turut bertanggungjawab dengan melakukan karya aktif nyata di bidang pertanian. Dan mendorong mengerakan perekonomian daerah,” tutur Rofiah.

Sementara itu, Ketua Perempuan Tani HKTI Kota Batam, Sri Widayanti memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia. Perempuan Tani HKTI merupakan organisasi sayap HKTI yang mampu memberikan sumbangsih karya nyata terhadap masyarakat.

“Sesuai insan tani memiliki lahan dan irigasi memadasi, insan tani mendapatkan kesejahteraan, mari bersama-sama membangun bangsa,” ujarnya. (MC)

 

 

 

.